Wanita ini Diusir dari Cafe karena Memakai Seragam Gym

Seorang trainer gym terpaksa diusir dari sebuah cafe tempat bersantai sambil minum kopi bernama Cafe Costa karena dia mengenakan seragam lengkap kit gym yang biasanya hanya dipakai di tempat gym saja. Wanita ini memang baru saja selesai dengan tugasnya di gym dan hendak bertemu dengan temannya di suatu tempat, dan akhirnya memilih cafe sebagai lokasi tujuan.

Davina Ward mengenakan kostum dan bra olahraga dengan seorang teman ketika anggota staf di cabang Sutton High Street di Surrey memintanya untuk menutupi atau dia harus mencari lokasi lain untuk mengadakan pertemuannya dengan sahabatnya itu.

Wanita ini Diusir dari Cafe karena Memakai Seragam Gym
Davina Ward

Karena tidak membawa seragam lain, maka dengan nada marah nona Ward mengatakan dia tidak memiliki pilihan lain selain meninggalkan dan meminta pengembalian uang untuk kedua kopi yang telah ia beli. Akhirnya, Ward meninggalkan Cafe Costa dengan rasa 'malu' dan pergi ke tempat lainnya yakni Starbucks, di mana dia disambut dengan lebih baik, sebelum membeli makan bersama temannya di Nandos.

Ward, yang kini berusia 35 tahun, berkata: "Aku belum pernah begitu marah dalam hidup saya. Aku benar-benar marah."

'Mengapa mereka membiarkan saya duduk dan kemudian mempermalukan saya dengan mengatakan saya harus pergi meninggalkan cafe tersebut?'

Pelatih gym ini, yang tinggal di Kensington, London Barat, tapi di Sutton ia dalam rangka mengunjungi seorang teman untuk kelas Ninja, katanya tidak pernah mengalami masalah dengan bagaimana dia berpakaian.

Dedikasi nona Ward untuk pekerjaannya berarti ia terus-menerus pada pakaian gym nya. Tahun lalu, dia memenangkan kategori Model otot di Miami Kejuaraan Dunia Pro.

Dia mengatakan: 'Aku menghabiskan seluruh hidup saya di gym saya, itulah bagaimana saya mendapatkan sebagian besar prestasi dari bisnis saya.

"Saya merasa seperti saya telah dilempar keluar atas dasar alasan untuk menjadi bugar dan sehat."

"Saya tidak melihat diri saya kembali ke Sutton lagi, aku akan tetap ke London barat.'

Costa barista yang terlibat dalam kasus ini mengatakan dia tidak meminta nona Ward untuk meninggalkan cafe tersebut pada hari kejadian, tetapi hanya untuk menutupi pakaiannya agar terlihat lebih sopan dan tidak menjadi perhatian pengunjung yang lain.

Meskipun belum ada keluhan resmi yang dibuat untuk staf cafe itu, dia mengaku telah mendengat pelanggan lain berbicara tentang bagaimana cara pelatih pribadi gym itu berpakaian.

Barista mengatakan: "Masalah kesehatan dan keselamatan memang masuk akal sehat. Kami memiliki banyak orang yang datang dari gym, Hal ini bukan karena masalah bra yang terlalu terbuka dan karena dia seorang gadis.
Share on Google Plus

About Erick Prakoso

Majalah Siantar adalah terbitan berkala yang isinya meliputi berbagai berita terbaru, koleksi artikel bermanfaat, tips dan trik, pandangan tentang topik aktual terkini yang patut diketahui pembaca, karya tulis dan berbagai catatan dalam dunia pendidikan.